26.1.08

3 Menit 28 Detik Belasungkawa Presiden

JAKARTA, MINGGU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri peserta rapat kabinet terbatas tentang ketahanan pangan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Presiden Soeharto dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (27/1).

Sepanjang 3 menit dan 28 detik, belasungkawa diucapkan di podium Istana Kepresidenan. Dalam ucapan belasungkawa itu Presiden Yudhoyono berujar, "Hari ini, kita semua berduka dengan wafatnya Bapak Haji Muhammad Soeharto, Presiden RI kedua karena sakit."

Presiden atas nama negara, rakyat, pemerintah dan pribadi mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Soeharto. "Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhum agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT sesuai pengabdian, jasa, amal baiknya baik kepada masyarakat, bangsa, negara, dan dalam kehidupan umat manusia," ujarnya.

Presiden mengajak rakyat mendoakan agar keluarga Soeharto yang ditinggalkan tabah dan tawakal menghadapi cobaan yang maha besar. "Terus lihat ke depan untuk menyongsong hari esok yang lebih baik," ujarnya.

Menurut Presiden, penghormatan setinggi-tingginya layak diberikan kepada Soeharto sebagai satu dari putra terbaik bangsa yang amat besar jasanya kepada bangsa dan negara. Presiden juga mengajak semua pendampingnya yang beragama Islam mengucapkan Alfatihah untuk Soeharto.

http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.01.27.14324359&channel=1&mn=1&idx=1

Sphere: Related Content

No comments: