16.1.08

Bambang - Halimah resmi cerai!


JAKARTA, KCM-Majelis Hakim yang diketuai M.Arsyad Mawardi akhirnya
mengabulkan permohonan gugatan cerai Bambang Trihatmodjo terhadap
Halimah Agustina Kamil di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, Rabu (16/1).

Dalam sidang putusan tersebut, majelis hakim berkeyakinan bahwa
pernikahan keduanya yang sudah dibangun selama 26 tahun sudah tak bisa
dipersatukan kembali."Ikatan perkawinan sudah rapuh. Di antara
keduanya sudah tidak ada ikatan bathin, tidak ada kecocokan satu sama
lain," papar Arsyad dalam putusannya.

Hubungan yang renggang antarkeduanya, terutama sejak mereka pisah
ranjang sejak tahun 2006 lalu, menjadi pertimbangan majelis hakim.

Menyusul putusan tersebut, Bambang diwajibkan menanggung biaya hidup
selama masa idah sebesar Rp 600 juta dan mut'ah sebesar Rp 400. Biaya
tersebut dibayar setelah pemohon menyatakan ikrar talak di depan sidang.

Baik Halimah maupun Bambang tidak hadir dalam persidang tersebut.
Keduanya diwakili oleh kedua pengacara mereka masing-masing. Bambang
diwakili Juan Felix Tampubolon sedangkan Halimah diwakili Lelyana Santosa

Lelyana menyayangkan keputusan majelis hakim mengabulkan gugatan
cerai Bambang. Menurutnya, ini akan menjadi preseden buruk wanita di
Indonesia. "Karena seorang laki-laki yang memiliki wanita lain bisa
dengan muda mengatakan saya sudah enggak akur lagi, cekcok lalu bisa
bercerai," katanya usai sidang.

Pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci langkah yang hendak
diambil. "Saya akan diskusikan dulu dengan Ibu Halimah," katanya.

Juan Felix juga akan mendiskusikan dahulu dengan Bambang Tri terkait
langkah selanjutnya yang akan diambil. "Saat ini Bambang masih fokus
dengan Pak Harto," katanya.

Dalam persidangan tersebut, majelis hakim juga menolak sita harta
bersama yang dilayangkan oleh pihak Halimah. Hal tersebut langsung
disambut hangat kuasa hukum Bambang. "Kami merasa senang bahwa
pengajuan sita harta ditolak oleh pengadilan dan apapun keputusan
pengadilan akan kami terima," kata Juan.

Terkait soal harta gono-gini, kata Juan, belum dapat dibagi karena
belum ada keputusan tetap di Pengadilan. Dalam jangka waktu 14 hari
setelah pembacaan talak, baru hal itu akan dibicarakan. (EH)
 
Kompas - Rabu, 16 januari 2008 | 15:16 WIB


Sphere: Related Content

No comments: