27.1.08

Budiman Sujatmiko: Saya Bingung!

Tribun Jabar - Minggu , 27 Januari 2008 , 21:32:06 wib
 
Rachmat Hidayat - Ade Mayasanto
     
JAKARTA, TRIBUN - Eks pemimpin partai Rakyat Demokratik (PRD)
yang kini aktif di PDIP Budiman Sujatmiko mengatakan meski Soeharto
sudah meninggal, namun kasus kejahatan di masa lalunya dia anggap
belum tuntas.

     
"Saya bingung semua orang nyaris tergiring melupakan korban-
korban kejahatan kemanusiaan," kata Budiman visa pesan pendek saat
diminta komentar atas meninggalnya mantan presiden ini, Mingu
(27/1). 

     
"Di Jerman, yang moderen dan lebih demokratis pun, menunjukkan
respect dengan menyebut Hittler sebuah aib. Tidak ada pengampunan
bagi penjahat kemanusiaan," tegas Budiman.

     
Sekjen DPP PDIP Pramono Anung pun juga menyesalkan proses
hukum Soeharto yang tidak tuntas hingga mantan penguasa Orde Baru
ini tutup usia. 

     
"Saya terus terang menyesalkan, bagaimana pun ini kelambanan
pemerintah untuk mengambil sikap dalam persoalan itu. Tetapi ini kan
lagi berduka. Kita tidak usah mempolitisisasi urusan itu. Itu sudah
menjadi tanggung jawab pemerintah," ujar Pramono Anung.

     
"Bagaimana pun, sebagai bangsa yang besar, harus memberikan
penghormatan kepada pemimpinannya. Hanya disayangkan kita mempunyai
dua pemimpin besar, Soekarno dan Soeharto yang ketika meninggal itu
masih ada persoalan yang menyangkut ketetapan MPR. Dan itu merupakan
hal yang tidak baik pembelajaran bagi bangsa ini," jelas Pramono. 

     
Sementara mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid yang dimintai
tanggapannya seusai melayat Pak Harto kemarin, juga menolak menjawab
tegas soal ini. 

     
"Indonesia kehilangan putra besar. Dan maaf, saya nggak ikut-
ikutan tentang itu (kasus hukum Soeharto). Biar negara yang
mengurusi, biar diselesaikan secara hukum," ujarnya.

Sphere: Related Content

No comments: