14.1.08

Cendana Siap Damai tanpa Syarat

 
----- Original Message -----
From: Sunny
Sent: Monday, January 14, 2008 6:17 AM
Subject: [kkn-watch] Cendana Siap Damai tanpa Syarat

 
 
Cendana Siap Damai tanpa Syarat
(14 Jan 2008, 57 x , Komentar)

Kaligis: Yayasan Supersemar untuk Kepentingan Sosial

JAKARTA – Keluarga mantan Presiden Soeharto menawarkan solusi perdamaian terkait gugatan perdata yang diajukan pemerintah.
Langkah ini diambil setelah kondisi kesehatan mantan orang terkuat orde baru itu memasuki hari ke-11 dan dalam fase yang sangat kritis.

Kuasa Hukum Soeharto, Otto Cornelis Kaligis menyatakan, kondisi Soeharto sejak pagi kemarin jauh menurun. Kondisi tersebut bahkan jauh lebih parah dibandingkan masa terkritis Soeharto pada Jumat, 11 Januari lalu.

"Beliau sudah sangat melemah," ujar Kaligis saat ditemui di pintu belakang Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), siang kemarin.

Atas kondisi yang sangat kritis itu, pihak Cendana (sebutan akrab untuk mewakili keluarga Soeharto, red) menawarkan win-win solution perihal gugatan perdata yang dialamatkan kepada kliennya.

Kaligis menyebut, situasi tersebut demi kebaikan Soeharto apabila benar-benar mangkat. "Kami meminta supaya jangan sampai ada (kasus) apa-apa yang menimpa beliau pada situasi seperti ini," ujarnya.

Menurut Kaligis, jika pemerintah pernah menawarkan solusi damai atas gugatan perdata, kliennya siap untuk merespon positif. Jika setuju, keluarga menawarkan sebuah akta perdamaian yang nantinya mengikat kedua belah pihak. "Itu jika pemerintah setuju," katanya.

Seperti apa akta perdamaian itu? Menurut Kaligis, akta itu berisi pernyataan persetujuan damai tanpa syarat. Artinya, pemerintah tidak mengungkit-ungkit gugatan Supersemar kepada Soeharto dan pemerintah harus setuju bahwa persyaratan tersebut tanpa sepeser pun ganti rugi kepada Soeharto.

"Yayasan Supersemar kan juga bukan milik negara, apalagi itu juga untuk kepentingan sosial sampai sekarang," jelasnya.

Kaligis menambahkan, Soeharto pada masa lalu juga telah mempertanggungjawabkan segala urusan pemerintahan kepada MPR. Dirinya berharap, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bisa memperimbangkan segala keputusannya berdasarkan pemikiran yang paling matang.

Terutama soal pencabutan gugatan perdata tersebut. "Beliau (Soeharto) sedang menghadapi masa paling gawat dalam kehidupannya, itu yang harus dipahami," kata Kaligis.

Seperti diberitakan kemarin, di tengah kondisi Soeharto yang kritis, pemerintah melakukan pendekatan kepada keluarga Cendana untuk menyelesaikan persoalan hukum mantan presiden itu.

Presiden SBY lewat Jaksa Agung Hendarman Supandji bahkan telah menawarkan penyelesaian di luar pengadilan untuk mengakhiri gugatan perdata kasus Yayasan Supersemar yang kini bergulir di meja hijau.

Tawaran pemerintah menyelesaikan persoalan hukum di luar pengadilan (out of court settlement) itu disampaikan Hendarman yang menemui keluarga Soeharto di RSPP, Sabtu dini hari sekitar pukul 01.35.

Dalam kasus tersebut, pemerintah lewat jaksa pengacara negara (JPN) menggugat Soeharto dan Yayasan Beasiswa Supersemar secara perdata berkaitan dengan dugaan penyelewengan dana pada yayasan tersebut.

Kejaksaan menuntut pengembalian dana yang telah disalahgunakan senilai USD 420 juta dan Rp 185,92 miliar, plus ganti rugi imateriil Rp 10 triliun.

Supersemar didirikan untuk menyalurkan beasiswa kepada pelajar dan mahasiswa kurang mampu sejak 1978. Dana dihimpun dari sisa laba bersih bank pelat merah dan sumbangan masyarakat. JPN menilai, telah terjadi penyelewengan yang merupakan perbuatan melawan hukum sesuai dengan pasal 1365 KUH Perdata
.(

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Search Ads

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Moderator Central

Yahoo! Groups

Join and receive

produce updates.

Special K Group

on Yahoo! Groups

Learn how others

are losing pounds.

.

__,_._,___


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.2/1221 - Release Date: 12/01/2008 14:04

Sphere: Related Content

No comments: