12.1.08

Dalem Kalitan Sibuk Siapkan Skenario Sambut Kedatangan Pak Harto

Jawa Pos.
                             
                       
                                           
                                Sabtu, 12 Jan 2008,
                                Dalem Kalitan Sibuk Siapkan Skenario
Sambut Kedatangan Pak Harto

                                Sterilkan Kawasan Tiga Kilometer
dari Giribangun
                                Tak kalah sibuk dengan kediaman Pak
Harto di Jalan Cendana, Dalem Kalitan, tempat keluarga Soeharto di
Solo, tadi malam juga dapat tamu silih berganti. Termasuk warga
masyarakat yang ingin tahu perkembangan terbaru orang penguasa Orde
Baru itu.

                                SEJAK sore silih berganti warga yang
bersimpati terhadap kondisi kesehatan datang ke rumah di Jalan
Kalitan 146 Solo itu. Salah satunya adalah Sri Muryati, 45, bersama
sekitar 10 orang yang jauh-jauh datang dari Gunung Kidul,
Jogjakarta.

                                "Kami sengaja datang ke sini bersama-
sama dengan keluarga. Jika sewaktu-waktu Pak Harto benar-benar
dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa, siapa tahu kami bisa membantu,"
ujarnya.

                                Setelah memastikan tidak ada
kegiatan apa-apa di Kalitan, Sri Muryati bersama rombongan lalu
meninggalkan tempat. "Kami akan mampir ke rumah keluarga kami di
Solo. Kami akan terus memantau perkembangan di Kalitan," ujarnya
sembari mohon diri.

                                Sri Muryati bukan orang pertama dan
terakhir yang datang ke Kalitan. Setelah Sri, kerabat Bu Tien,
Soenarno, 70, ikut datang. Pria asal Tasikmadu, Kabupaten
Karangayar, tersebut datang ke Kalitan sekitar pukul 22.15 tadi
malam.

                                Dengan jalan tertatih dengan
menggunakan tongkat, Soenarno hadir untuk memastikan apakah ada
kesibukan di Kalitan. Kurang dari 10 menit, pria yang rambutnya
sudah memutih semua itu langsung pulang begitu mengetahui Kalitan
tidak ada kegiatan apapun. "Saya ke sini cuma memastikan, apakah
benar informasi yang saya terima," katanya.

                                Sekitar pukul 22.30 giliran Komandan
Kodim (Dandim) Solo Letnan Kolonel Inf Adi Nugroho datang menemui
Kepala Rumah Tangga Dalem Kalitan Sriyanto.

                                Pertemuan kedua orang itu
berlangsung sekitar tiga puluh menit. Tidak beberapa lama kemudian
Adi Nugroho keluar rumah. Dia mengaku datang ke Dalem Kalitan untuk
menyampaikan koordinasi persiapan pengamanan bila sewaktu-waktu
terjadi kondisi paling buruk pada Soeharto.

                                Ketika ditanya soal kabar terakhir
yang diterimanya dari Jakarta, Adi hanya mengatakan, dirinya diminta
untuk melakukan persiapan. "Ya diminta untuk melakukan persiapan.
Apa pun yang terjadi kita tetap mendoakan Pak Harto agar baik-baik
saja," jawabnya.

                                Sesuai dengan skenario yang disusun
oleh TNI, jika ada apa-apa dengan Soeharto, maka ada dua rute
perjalanan ke pemakaman di Giribangun, Kabupaten Karanganyar, yang
disiapkan. Yakni, dari RS Pusat Pertamina (RSPP)-Halim Perdana
Kusuma-Bandara Adi Sumarmo (Solo)-Mangadeg (Giribangun).

                                Pada rute kedua, Pak Harto dari RSPP
disemayamkan dulu ke rumah Jalan Cendana sebelum mengikuti rute
pertama. Namun, kata Adi, kini ada skenario ketiga setelah sampai di
Adi Sumarmo akan disemayamkan di Dalem Kalitan lebih dulu.

                                Pemkab Karanganyar kemarin juga
sudah mulai persiapan, Jika Soeharto wafat dan dimakamkan di Astana
Giribangun, Karanganyar, seluruh jajaran Pemkab Karanganyar telah
melakukan persiapan teknis, seperti, tenda, kursi, logistik, dan
pengamanan lokasi. "Jadi kalau sewaktu-waktu ada instruksi dari
Jakarta, pemkab sudah siap," kata Kepala Kantor Informasi dan
Komunikasi (KIK) Karanganyar Iskandar, kemarin.

                                Iskandar mengatakan, kalau nanti
Soeharto meninggal, prosesi pemakaman akan dilaksanakan dengan
upacara militer dan dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono (SBY). Sementara lokasi upacara pemakaman akan
dilaksanakan di teras lokasi Astana Giribangun.

                                Sedangkan untuk persiapan pengamanan
lokasi, mulai jarak 3 kilometer sebelum Astana Giribangun sudah
disterilisasikan. "Tim keamanan akan kami diletakkan di beberapa
titik," paparnya. (tim radar solo/el)

 

Sphere: Related Content

No comments: