15.1.08

GAM

Ada seorang Aceh dari kabupaten Pidie, menulis surat ke anaknya yg ada di penjara Nusa Kambangan karena dituduh terlibat GAM.
   
Bunyinya: " Hasan, bapakmu ini sudah tua, sekarang sedang musim tanam jagung, dan kamu di penjara pula, siapa yg mau bantu bapak untuk mencangkul kebun jagung itu ?".
 
Eh, anaknya membalas surat itu beberapa minggu kemudian , isinya " Demi Allah jangan cangkul itu kebun, say atanam senjata disana ", kata si anak dlm surat itu.
   
 
Rupanya surat itu  disensor pihak tahanan, maka keseesokan harinya setelah si bapak menerima surat itu, datang satu peleton tentara dari kota Medan.
   
 
Tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian mencangkul  dikebun tsb, setelah mereka pergi si bapak kembali menulis surat ke anaknya lagi,
  " Hasan, setelah bapak terima suratmu, datang satu peleton tentara mencari senjata di kebun jagung kita, namun tanpa hasil, apa yg harus bapak lakukan sekarnag ?"
  
  Si anak kembali membalas surat tsb, " Sekarang bapak mulai tanam jagung saja, kan udah di cangkul sama para tentara, tapi jangan lupa ngucapin terimakasih sama mereka ya "
  
  Pihak rumah tahanan yg menyensor surat ini nyaris pingsan.

Sphere: Related Content

No comments: