15.1.08

Gondok

Puisi karya LD-Beby
 
Soeharto,
alangkah enaknya dia,
uniknya dia,
luarbiasanya dia...

Berbuat jahat setinggi langit,
tak pernah diadili dengan tuntas,
tak pernah dijadikan pidana
tak pernah menempati sel-sel penjara..

Soeharto,
alangkah enaknya dia...

Sakit,
ditangani para dokter profesional,
dibesuk dengan hormat,
didoakan dengan hormat,
bahkan katanya diampuni...

Soeharto,
katanya sedang sekarat?

"Jadi..!",  katamu itu karma...?!

"Ah.., itu kan hal biasa...?!"
Orang-orang lain yang baik-baik juga
sakit,
menderita,
sekarat,
bahkan banyak yang mati mengenaskan...

Soeharto,
kalau dia mati cepat,
alangkah enaknya dia,
tak dirasakannya akibat2 dari yang pernah ia buat.
Masih terlalu cepat...dan terlalu cepat...

Kalau begitu di manakah...K  a  r  m  a...???
Kenapa dia bersembunyi?

Marilah beramai-ramai
menjadi pembunuh keji,
korupsi,
dan kolusi...
karna kita-kita akan diampuni...
 
Salam,

LD-B.

Sphere: Related Content

1 comment:

D Shirly said...

kalau mahu diikuti jejaknya
pasti indonesia takkan harmoni.

walau patah hati
janganlah emosi!