15.1.08

Jauh-jauh dari Jerman, Habibie Hanya Lihat Soeharto Tidur

Tribun Timur Makassar.

                                Selasa, 15-01-2008 | 23:34:32  
                                                             
Laporan: Persda Network/Hadi Santoso
                                  
                                Jakarta, Tribun - Di hari ke-12
perawatan Soeharto di RS Pusat Pertamina, Selasa (15/1), Baharuddin
Jusuf Habibie, akhirnya datang menjenguk mantan atasannya itu.
Dengan ditemani istri dan juga mantan menteri agama, Quraish Shihab,
Habibie tiba di RSPP malam hari.
                                 
                                Uniknya, kedatangan Habibie tidak
diketahui wartawan yang sejak sore berjaga di semua pintu masuk
RSPP. Pukul 21.30 WIB, Habibie keluar ruangan dan memberi pernyataan
kepada pers, "Saya dan istri datang langsung dari Jerman."

                                "Sesampai di Bandara Soekarno-Hatta,
kami langsung menuju RSPP untuk menjenguk dan berdoa untuk Pak
Harto" ujar Habibie kepada puluhan wartawan yang berdesakan
menunggunya.

                                Namun, kedatangan Habibie dan istri
ke RSPP tidak seperti yang mereka inginkan. Keinginan mereka untuk
menyapa dan melihat kondisi Soeharto dari dekat tidak terwujud. Itu
karena saat mereka datang, Soeharto tengah ditidurkan oleh tim
dokter.

                                Karena itu, Habibie dan rombongan
hanya berada di ruangan sebelah Soeharto, tempat berkumpul anak-anak
Soeharto.

                                "Pak Harto sedang tidur dan dirawat
tim dokter. Saya hanya berada di kamar sebelahnya," kata Habibie.

                                Habibie menyatakan, selama di ruang
sebelah itu, ia mengaku terenyuh dengan kondisi Soeharto. Bersama
anak-anak Soeharto, dia bersama istri memanjaatkan doa untuk
Soeharto yang dipimpin oleh Quraish Shihab.

                                "Kami berdoa agar Pak Harto bisa
sembuh dan kembali sehat," pungkas Habibie sembari masuk menuju
mobil, meninggalkan wartawan.

Sphere: Related Content

No comments: