26.1.08

Jejak Langkah Soeharto (1), Bayar Peramal dari India

 
----- Original Message -----
Sent: Sunday, January 27, 2008 2:21 PM
Subject: [Forum Pembaca KOMPAS] Jejak Langkah Soeharto (1), Bayar Peramal dari India

NAIKNYA Soeharto di kursi kekuasaan menggeser posisi Presiden RI
Soekarno tak lepas dari dua momen penting, sebagai batu loncatan
--meletusnya peristiwa G 30 S PKI dan lahirnya Supersemar. Di mana
posisi Soeharto ketika terjadi aksi penculikan besar-besaran terhadap
para jenderal TNI AD? Benarkah Soeharto akan diracun seorang wanita
yang mengaku sebagai anak Soeharto?

Postur tubuhnya tak terlalu tinggi. Umurnya, kira-kira lebih dari 50
tahun. Ketika berbicara, laki-laki tak dikenal itu selalu menggunakan
bahasa Inggris dan Indonesia. Pria keturunan India itu, suatu hari
mampir ke rumah Soeharto di Jl Agus Salim, Jakarta. Ketika itu
Soeharto berpangkat mayor jenderal dan menduduki pos cukup penting
--Pangkostrad. Entah siapa yang mengajak pria itu mampir ke rumah
Pangkostrad. Yang jelas, pria itu diterima Ibu Tien Soeharto, sang
pemilik rumah. Setelah dipersilakan duduk, pria itu menawarkan barang
dagangannya, berupa batu-batu permata yang berwarna-warni.

Sayangnya ketika berbagai jenis permata itu ditunjukkan, Ibu Tien
tidak begitu tertarik. Pria itu lalu mengeluarkan ‘jurus’ baru
--mengaku bisa meramal nasib seseorang. Sontak Ibu Tien menjadi
tertarik dan ingin mendengarkan ceritanya. "Sekedar mengisi keisengan
saya setuju saja. Setelah orang itu melakukan cara-cara sesuai
'ilmunya', ia lalu menceritakan keadaan masa lalu saya. Banyak yang
cocok. Saya jadi penasaran sehingga ingin tahu lebih lanjut apa yang
akan terjadi di waktu yang akan datang," kenang Ibu Tien seperti yang
terungkap dalam buku otobiografinya berjudul Siti Hartinah Soeharto
Ibu Utama Indonesia.

Dialog pun berlanjut, hingga akhirnya mengarah kepada nasib Soeharto.
Lagi-lagi sang penjual akik mempertontokan 'jurus’-nya. Ibu Tien
terpana. "Madam.. Suami Madam akan berdiri sama tinggi, duduk sama
rendah dengan presiden yang sekarang --Soekarno," kata pria itu.

Mendengar penjelasan itu, Bu Tien hanya tersenyum dan mengaku tidak
percaya dengan sang peramal. "Ah, tak mungkin…. Suami saya hanya
seorang perwira tinggi TNI AD. Sebagai Panglima Kostrad. Sesekali
hanya mewakili Menteri/Panglima AD. Itupun sudah berat sekali. Saya
tidak percaya," katanya.

Sang peramal mengaku tak akan memaksakan Bu Tien untuk mempercayai
ramalannya. Justru yang ia perlukan adalah imbalan jasa ramalannya.
Ibu Tien kemudian bertanya, berapa bayarannya. Sang pria itu menjawab,
"Forty thousand (empat puluh ribu rupiah)." Akan tetapi Ibu Tien
menangkapnya lain. Ia mengira sang peramal itu meminta imbalan forteen
thousand (empat belas ribu).

Gara-gara itu, Bu Tien kembali masuk ke dalam kamarnya untuk mengambil
uang. "Madam, not forteen but forty." Sebenarnya Ibu Tien sendiri
merasa menyesal. Sebab, biaya atau ongkos meramalnya terlalu tinggi.
"Mengapa untuk hal begini saja, cuma sekedar iseng-iseng kok harus
merogoh saku empat puluh ribu yang pada waktu itu tergolong jumlah
yang banyak. Padahal gaji suami pas-pasan saja," kenang Ibu Tien.
Setelah uang diberikan, sang peramal itu lalu pergi.

Sejak itu Ibu Tien mengaku tak pernah lagi bertemu dengan sang peramal
itu, meski Soeharto pada akhirnya menjadi seorang tokoh bangsa yang
tampil pada 1 Oktober 1965, menghadapi kudeta PKI, lalu dipercaya
menjadi presiden menggantikan Soekarno. (Persda Network/Achmad Subechi)

http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.01.27.13524412&channel=1&mn=1&idx=1

__._,_.___
=====================================================
Pojok Milis Komunitas FPK:

1.Milis komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
4.Kontak moderator E-mail: agushamonangan@yahoo.co.id
5.Untuk bergabung: Forum-Pembaca-Kompas-subscribe@yahoogroups.com

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Y! Messenger

Instant smiles

Share photos while

you IM friends.

Parenting Groups

on Yahoo! Groups

Single Parenting

to managing twins.

.

__,_._,___


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.12/1245 - Release Date: 26/01/2008 15:45

Sphere: Related Content

No comments: