20.1.08

Kenapa Soeharto tidak dirawat di Rumah Sakit Gatot Subroto?

Tidak pernah ada yang bertanya ataupun merasa adanya keanehan kenapa Soeharto tidak diobati di Rumah Sakit Gatot Subroto seperti biasa pada waktu dia masih menjadi presiden !!!

Rumah Sakit Gatot Subroto adalah Rumah Sakit milik tentara yang otomatis segala perintah2 kepada dokter, perawat maupun pegawai2 sipilnya juga berada dalam hirarki militer yang patuh perintah atasan bukan kewajiban dari Sumpah Hipokrates lagi.

Suharto itu banyak musuhnya, bukan cuma musuh2 sipil, tapi juga musuh2nya dikalangan militer, apalagi Prabowo yang dikarbitnya menjadi jendral dalam waktu dibawah waktu yang semestinya telah juga banyak menimbulkan iri dan dendam teman2 seangkatannya sendiri seperti SBY.

Pada waktu Suharto menjadi presiden, dia juga adalah jenderal tertinggi atau panglima militer yang berkuasa. Itulah sebabnya, untuk menyingkirkan atau membunuh Bung Karno, dengan tanpa kesukaran, Suharto memerintahkan untuk mengirim Bung Karno berobat atau diobati
mati di RSGS ini. Bung Karno mati dibunuh di RSGS atas perintah Suharto, kejadian ini juga diketahui oleh Jendral Sarwo Edhie Wibowo.

Pada waktu Sarwo Edhie Wibowo terkena stroke, maka keluarganya melarikan Sarwo Edhie ke RS Kuningan, dan setelah Sarwo Edhie sadar, dia menolak untuk dipindahkan ke RS Gatot Subroto karena dia sadar kalo sampai dia masuk ke RS Gatot Subroto, maka nasibnya akan sama dengan Bung Karno. Sarwo Edhie sadar bahwa nyawanya dibutuhkan Suharto untuk pergi menyusul Bung Karno.

Tidak ada satupun jendral militer yang senior bersedia dikirim ke RSGS, bahkan Sarwo Edhi juga meragukan keamanan RS2 lainnya, sehingga keluarganya mengirim Sarwo Edhie secara rahasia untuk di rawat di RS di Amerika setelah keluar dari gawat darurat RS Kuningan.

RS. Gatot Subroto adalah rumah Sakit yang paling mewah maupun paling lengkap diseluruh Indonesia, namun juga paling mengerikan terutama bagi jendral2 yang pernah bersilang pendapat dengan Suharto.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

Sphere: Related Content

No comments: