18.1.08

Kondisi Soeharto Labil

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari ke-15 Soeharto dirawat, kondisi kesehatan mantan orang nomor satu Indonesia belum menunjukkan tanda-tanda membaik.

"Lebih baik dari kemarin pagi tapi lebih jelek dari tadi malam," kata Ketua Tim Dokter Kepresidenan Mardjo Soebiandono dalam jumpa pers di Rumah Sakit Pusat Pertamina yang juga didampingi juru bicara keluarga Moediono (17/1).

Semalam kondisi Soeharto sempat membaik hingga dokter menghentikan tranfusi darah. Namun pagi ini kondisinya semakin menurun. Rencananya, kata Mardjo, dokter akan melanjutkan tranfusi darah pagi ini.

"Sekitar 300 cc" ujar Mardjo. Sementara itu, kadar haemoglobinya menurun hingga 8,9 persen. Tekanan darahnya 100-110/30-40.

Terkait pembekuan darah yang terjadi di tepi pembuluh darah, Prof Hariyanto Reksodiputro, mengatakan sudah banyak berkurang. "Sudah mendekati infeksi biasa," tambah dia.

Sedangkan keadaan paru-paru Sang Jendral masih terendam air. "Pernapasan masih dibantu mesin pernapasan," kata spesialis Paru-paru Hadiyarto Mangunnegoro.

Hal ini terjadi, kata Hadi, karena masalah jantung yang tidak kunjung membaik. Program hari ini tim dokter akan meneruskan pemberian obat-obatan, perbaikan keadaan umum dan perawatan intensif secara maksimal. Tim dokter masih melarang Soeharto menerima kunjungan. "Kondisinya belum memungkinkan," jelas Mardjo. Purborini | Reh Atemalem S

sumber:

http://www.tempointeraktif.com/hg/nasional/2008/01/18/brk,20080118-115723,id.html


Jum'at, 18 Januari 2008 | 13:48 WIB


Sphere: Related Content

No comments: