11.1.08

Kritis, Pak Harto Ditidurkan

Bali Post.

            Sabtu Wage, 12 Januari 2008                 
          
                  

                  Jakarta (Bali Post) -
                  Mantan Presiden Soeharto mengalami kegagalan
multiorgan hingga harus mendapatkan pertolongan ''resusitasi'' atau
pertolongan pernapasan pada pasien agar ia bisa bernapas kembali.
Ketua Tim Dokter Kepresidenan dr. Mardjo Soebandiono dalam jumpa
persnya di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jumat (11/1) malam
kemarin mengatakan, saat ini sudah dipasang alat bantu pernapasan
(ventilator), dan kondisi Soeharto dalam keadaan ditidurkan.

                  Kata Marjo, saat ini kondisi Pak Harto labil dan
sangat kritis. Tim dokter kepresidenan tidak bisa menjamin kapan Pak
Harto dapat melewati fase kritis tersebut.

                  Sebelumnya, Mardjo Soebandiono mengatakan sejak
pukul 17.00 WIB, kondisi kesehatan Soeharto terjadi kegawatan serta
kesadaran menurun, pernapasan memburuk cepat dan dangkal.

                  Kemudian, tekanan darah menurun menjadi 90/45
milimeter Hg, dan tindakan yang dilakukan yakni memberikan
pertolongan bantuan napas dan pemberian obat-obatan untuk mengatasi
kondisi mantan presiden tersebut. ''Sampai saat ini, upaya tersebut
masih tetap dilaksanakan,'' kata Mardjo Soebandiono.

Sphere: Related Content

No comments: