10.1.08

Mega Belum Berencana Jenguk Pak Harto

Bali Post.

            Jumat Pon, 11 Januari 2008                  
                               

                  Mega Belum Berencana Jenguk Pak Harto

                  Jakarta (Bali Post) -
                  Meski sudah dikabarkan kondisi mantan Presiden
Soeharto memburuk,  mantan Presiden Megawati Soekarnoputri belum
juga berniat menjenguk Pak Harto. Putri mantan Presiden Soekarno ini
menampik anggapan bahwa keengganannya menjenguk Presiden kedua RI
itu karena masih menyimpan dendam atas perlakuan Pak Harto selama 32
tahun menjadi penguasa Orde Baru.

                  ''Kenapa Ibu Mega sampai saat ini belum menjenguk,
karena nanti akan kelihatan potretnya sebagai komoditas politik
saja. Yang penting mendoakan,'' ungkap Sekjen DPP PDI Perjuangan
Pramono Anung dalam keterangan persnya di sela-sela HUT ke-35 PDI
Perjuangan, Kamis (10/1) kemarin.

                  Menurut Pramono, sejauh ini hubungan keluarga
Soekarno dengan keluarga Pak Harto sangat baik. Buktinya suami
Megawati, Taufiq Kiemas, mengunjungi Pak Harto, satu bulan sebelum
Pak Harto masuk rumah sakit.

                  Kata Pramono, bangsa ini harus memberi
penghormatan kepada pemimpin yang berjasa kepada negara. Rakyat
Indonesia harus memaafkan jangan ada dendam sedikit pun pada Pak
Harto.

                  Mengenai rencana pemberian deponering (pengampunan
atas perkara hukum Pak Harto), Pramono mengatakan, PDI Perjuangan
tidak akan berpolemik dalam persoalan ini. Menurutnya, parpol tidak
perlu berpolemik, tetapi mencari jalan terbaik untuk mencari
kesepakatan bersama.

                  Lobi Politik

                  Dalam peringatan HUT tersebut, Ketua Umum DPP PDI
Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan, menjelang Pemilu 2009
eskalasi suhu politik mulai meningkat. Hal itu ditandai dengan lobi-
lobi dari tiap partai politik yang makin aktif. ''Mulai kelihatan
lobi-lobi dengan cara masing-masing yang menunjukkan
eksistensinya,'' kata Mega.

                  Dalam peringatan HUT kemarin juga ditandainya
dengan bergabungnya sejumlah publik figur dari kalangan artis dan
atlet menjadi anggota PDI Perjuangan.  Tampak sejumlah publik figur 
antara lain Rano Karno, Rieke Dyah Pitaloka, Mandra, Ahong ''Si
Doel'', Miing, Edo Kondologit, dan Suti Karno. Sementara dari
kalangan atlet terdapat Richard Sambera (altet renang), Ricky
Subagja (pebulutangkis), dan Utut Adianto (pecatur).

                  Menanggapi masuknya sejumlah atlet ini, Megawati
membuka rahasia nama Rano Karno. Menurut Mega, ayahanda Rano Karno,
Soekarno M Noer (sutadara film), sangat fanatik dengan Bung Karno.
Untuk mengenangnya maka kata Karno dicantumkan dalam tiap-tiap nama
anak-anaknya termasuk Rano Karno. ''Menurut ceritanya begitu. Jadi
tidak salahlah kalau dia masuk PDI Perjuangan,'' jelas Mega.

 
 

Sphere: Related Content

No comments: