27.1.08

Moerdiono: Keluarga Soeharto tak minta-minta gelar

Minggu, 27 Januari 2008 | 21:02 WIB

laporan wartawan Kompas Suhartono

JAKARTA, MINGGU - Mantan Menteri Sekretaris Negara Moerdiono mengatakan bahwa keluarga mantan Presiden Soeharto tidak berniat untuk mengajukan gelar kepahlawanan bagi diri Soeharto. Semuanya itu terserah pemerintah yang mengambil keputusan.

"Tidak, tidak. Keluarga tidak ada permintaan apa-apa untuk itu. Saya tidak tahu, tetapi itu terserah pada pemerintah," ujar Moerdiono, saat ditanya pers ketika jenasah mantan penguasa Orde Baru itu dibawa keluar dari pintu ruang gawat darurat Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Minggu (27/1).

Pers sebelumnya menanyakan apakah setelah meninggal ini, keluarga Soeharto akan mengajukan gelar pahlawan mengingat jasa-jasanya bagi bangsa dan negara. Secara terpisah, saat ditanya Kompas melalui pesan layanan singkat (sms), Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan bahwa pemerintah pasti akan mempertimbangkan yang terbaik untuk almarhum Soeharto. "Itu, kan sesuai dengan jasa dan bhakti almarhum pada bangsa dan negara," ujar Wapres Kalla.

Sejauh ini, Soeharto pernah mendapat gelar sebagai Bapak Pembangunan Nasional berdasarkan Ketetapan MPR No. V/MPR/Tahun 1983 tentang Pertanggungjawaban Presiden RI Soeharto sebagai Mandataris MPR serta Pengukuhan Pemberian Penghargaan sebagai Bapak Pembangunan Nasional. Tap MPR itu ditandatangani oleh Ketua MPR pada waktu itu, Amir Machmud.

Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Presiden No. 46/ABRI/Tahun 1997, yang ditanda tanganinya sendiri, Soeharto dikukuhkan sebagai Jenderal Besar TNI. Keppres tersebut berbunyi Pangkat Kehormatan Jenderal Besar TNI kepada Jenderal Purnawirawan Soeharto.

Bersamaan dengan itu, Soeharto juga memberikan gelar yang sama kepada Jenderal Purn Soedirman dan AH Nasution pada tahun yang sama.

Suhartono

sumber:
http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.01.27.21022919&channel=1&mn=1&idx=1

Sphere: Related Content

No comments: