18.1.08

Pegangan Pak Harto Dari Orangtua

Paranormal Ibukota Nyai Syarifah sebagai pengagum merasa iba terhadap kondisi mantan Presiden Soeharto. Dia membenarkan bahwa Pak Harto punya 'pegangan' ilmu gaib atau dalam ilmu kebatinan Jawa disebut ageman, sehingga "perjalanannya" kini tidak mulus.

"Pegangan Pak Harto itu berasal dari orangtua, diberikan sejak beliau menjadi tentara KNIL, " kata Nyai Syarifah (45) kepada Pos Kota, kemarin, di tempat praktiknya, kawasan Cawang, Jakarta Timur. "Pak Harto harus disembuhkan fisiknya dulu dengan begitu ageman bisa dilepaskan. Harus dengan kemauan sendiri untuk mengurangi penderitaan beliau. "

"Pegangan" atau ageman macam apa yang dimilki Pak Harto yang diberikan orangtuanya itu? "Intinya untuk kewibawaan dan menjaga diri, " katanya. Menurut Nyai Syarifah, anak-anak Pak Harto tidak mendapat ageman atau kalau pun memiliki tidak sehebat yang dipunyai ayahandanya. "Kelihatannya Pak Harto juga tidak memaksakan kepada anak-anaknya. "

Banyak ditulis dalam buku tentang Soeharto, presiden yang merupakan putra Kemukus – Yogyakarta kelahiran 6 Juni 1921 ini selain rajin melakukan laku mistik kejawen, juga gemar mengoleksi pusaka untuk menambah kekuatannya. Salah satu pusaka yang dipinjam Soeharto untuk menambah kekuatannya adalah pusaka andalan Kraton Solo.

Tidak hanya itu, Soeharto juga dipercayai memiliki "pendamping". Pendamping ini adalah salah satu raja perempuan alam bawah laut, kakak seperguruan Nyai Roro Kidul.

Keluarga terancam

Menurut Nyi Syarifah, saat ini pamor Pak Harto masih luar biasa. Banyak yang berusaha menganggu Pak Harto, baik secara hukum, politik, maupun secara gaib, tapi tak mudah. "Pak Harto memiliki ageman berlapis-lapis, " katanya.

Sepeninggal Pak Harto kelak, dalam terawangan Nyi Syarifah, kehidupan anak-anaknya tak akan tenang. Gangguan datang dari berbagai penjuru, terutama pada harta yang mereka peroleh baik dari ayah maupun usahanya sendiri akan terus diusik-usik.

"Saat ini, pamor Pak Harto benar-benar luar biasa. Tapi bila nanti beliau sudah tak ada, saya rasa pamor itu menyusut dengan cepat, dan keluarganya akan terus menerus menjadi sasaran, kata paranormal yang memperoleh warisan ilmu dari ayahandanya.

Sebagai paranormal dan sebagai warga negara, Nyai Syarifah menegaskan tak menutupi kekagumannya pada sosok Pak Harto. "Di zaman pemerintahan Pak Harto kehidupan rakyat mudah, apa-apa murah, serba gampang, tidak ada demo-demo. Tidak seperti sekarang, " katanya.

"Itu bukan pandangan saya pribadi, tapi juga dari pasien-pasien yang konsultasi tentang berbagai masalah dengan saya, " kata paranormal yang biasa membantu memberikan solusi masalah rumah-tangga dan perdagangan ini, ketika dihubungi di nomor teleponnya 9380.2827. "Indonesia perlu pemimpin yang tegas dan terasa melindungi rakyat seperti beliau, " tandasnya.

Menurut Nyai Syarifah, saat ini pun ada banyak paranormal membantu kesembuhan Pak Harto tapi belum ada yang tepat sasaran. Dalam usia 86 tahun dalam keadaan tak berkuasa lagi, menurut Nyi Syarifah, Pak Harto seharusnya sudah melepaskan ilmu gaib dan ageman-nya.

"Dulu sewaktu memerintah memang diperlukan untuk kewibawaan dan kekuasaan, tapi sekarang tak lagi karena justru menjadi beban beliau, " sarannya.


(dimas/t)


sumber:

http://poskota.co.id/news_baca.asp?id=44061&ik=6


Pos Kota - Jumat 18 Januari 2008, Jam: 9:34:00

Sphere: Related Content

No comments: