15.1.08

Riwayat Kesehatan Mantan Presiden Soeharto

 
----- Original Message -----
From: Sunny
Sent: Monday, January 07, 2008 5:19 AM
Subject: [zamanku] Riwayat Kesehatan Mantan Presiden Soeharto

 
Riwayat Kesehatan Mantan Presiden Soeharto



Tahun 1999
20 Juli 1999, Soeharto mengeluh pusing dan merasa lesu, sehingga dibawa ke rumah sakit. Dalam pemeriksaan, tim dokter menemukan tanda-tanda stroke ringan. Tanggal 30 Juli 1999, Tim Dokter Kepresidenan mengizinkan Soeharto pulang. Tanggal 14 Agustus 1999, Soeharto diketahui Tim Dokter terkena pendarahan usus dan dibawa ke RSPP sekitar pukul 9:00 pagi.

Tahun 2000
10 Agustus 2000, Soeharto masuk Rumah Sakit Pusat Pertamina untuk periksa rutin, khususnya paru-paru. Pemeriksaan berlangsung Kamis pukul 21.15 sampai 22.00. Setelah pemeriksaan, Soeharto segera pulang.

Tahun 2001
24 Februari 2001, Soeharto kembali dirawat di RSPP untuk menjalani operasi usus buntu.
Tanggal 13 Juni 2001, Soeharto menjalani operasi pemasangan alat pacu jantung permanen RSPP.
Tanggal 15 Juni 2001, sekitar pukul 9.15 WIB Soeharto meninggalkan Rumah Sakit. Saat keluar dari gedung Unit Gawat Darurat RSPP, Soeharto duduk di atas kursi roda didampingi putra-putrinya.
Tanggal 17 Desember 2001, Soeharto dirawat di RSPP. Soeharto menderita radang paru-paru, sesak nafas, dan panas. Karena menyangkut orang tua, penyakitnya menjadi lebih berat.
Tanggal 28 Desember 2001, pukul 08.50 WIB Soeharto meninggalkan rumah sakit. Soeharto yang mengenakan baju batik dan celana warna gelap tampak di kursi roda, sedangkan putrinya Ny Siti Hardianti Rukmana mendorong kursi roda.
Tahun 2002
12 Agustus 2002, Tim dokter Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) yang ditunjuk sebagai tim independen untuk memeriksa kesehatan mantan Presiden Soeharto menyatakan, daya ingat penguasa Orde Baru itu sangat berkurang dan kerapkali mudah kesal.

Tahun 2004
26 April 2004, Soeharto yang saat itu berusia 83 tahun menjalani perawatan di RSPP Rumah Sakit Pertamina. Soeharto menjalani pemeriksaan kesehatan (medical check up) karena masalah saluran pencernaan.
5 Mei 2004, kondisi kesehatan telah membaik sehingga tim dokter membolehkan Soeharto pulang.

Tahun 2005
7 Mei 2005, Soeharto telah tiga hari mendapat pengawasan secara intensif karena saluran pencernaan dari para doter RSPP, yang berarti Soeharto masuk rumah sakit tanggal 5 Mei.
11 Mei 2005 atau setelah dirawat selama tujuh karena pendarahan pada saluran pencernaan, Soeharto diizinkan pulang ke rumah.
4 November 2005 atau hari kedua Lebaran 2005, Soeharto dirawat RSPP karena mengalami pendarahan pada saluran pencernaan dan akibat pendarahan tersebut kadar hemoglobinnya menurun.
6 November 2005, sekitar pukul 09.25 WIB, Soeharto diperkenankan meninggalkan rumah sakit.

Tahun 2006
4 Mei 2006, sekitar pukul 18.30 WIB, Soeharto masuk RSPP untuk menjalani perawatan karena pendarahan usus, setelah dua hari sebelumnya sempat bertemu dengan PM Malaysia Mahathir Mohammad di kediamannya Jalan Cendana.
7 Mei 2006, Soeharto dipasangi klonoskopi untuk mencari sumber perdarahan.
28 Mei 2006, kondisi Soeharto semakin membaik dan 31 Mei 2006 Soeharto meninggalkan RSPP.

Tahun 2008
4 Januari 2008, Soeharto masuk Rumah Sakit Pusat Pertamina.

(antara/pardamean)

__._,_.___

Ingin bergabung di zamanku? Kirim email kosong ke: zamanku-subscribe@yahoogroups.com

Klik: http://zamanku.blogspot.com




Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.17.13/1212 - Release Date: 06/01/2008 22:55

Sphere: Related Content

No comments: