16.1.08

Rumah Soeharto disambangi petugas STNK

PAGI itu Ajun Inspektur Dua (Aipda) Selamet Wagimin, tampak
tergesa-gesa. Tangan kirinya memegang setumpuk surat-surat bersampul
coklat. Pria yang bertugas sebagai Bintara Pembinaan Keamanan dan
Ketertiban Masyarakat (Babinkantibmas) di Polsektro Menteng, Jakarta
Pusat, itu bergegas menuju motor dinasnya. Tidak lupa rompi hitam dan
tas bertuliskan 'Pelayanan STNK Door to Door' dikenakannya.

"Saya harus bergerak cepat untuk mengirim surat-surat ini ke orang
yang dituju," ucap Wagimin kepada Warta Kota.

Sejak diluncurkan program STNK door to door oleh Polda Metro Jaya,
Selasa (15/1), kesibukan Wagimin sebagai Babinkamtibmas Kelurahan
Gondangdia, Menteng, Jakpus, semakin bertambah. Jika sebelumnya dia
menyambangi rumah-rumah warga untuk menjelaskan soal peran polisi
masyarakat (Polmas), kini tugasnya bertambah karena harus mengirim
surat pemberitahuan pajak kendaraan yang akan jatuh tempo. "Hari
pertama tugas saya baru selesai mengantar surat sampai pukul 09.00,"
ujarnya.

Mendapat kepercayaan itu memberikan kesan tersendiri. Bagi Wagimin,
kegiatan door to door bukanlah hal baru lagi. Maklumlah setiap hari
dia memang berkeliling dari satu rumah ke rumah warga lainnya. Kendati
di Kelurahan Gondangdia jarak antara satu rumah dengan rumah lainnya
relatif dekat, tapi dia seringkali menemui kendala.

"Dari 29 surat di hari pertama, 15 surat tidak bisa sampai ke tangan
orang yang dituju," katanya. Hal ini karena di kawasan ini banyak
rumah yang tak berpenghuni atau berganti pemilik.

Warta Kota yang sempat ikut bersama Wagimin, beberapa kali harus
kecewa karena ternyata rumah yang didatangi kosong, seperti rumah di
Jalan Suwiryo No 26, Menteng. Wagimin beberapa memanggil si pemilik
rumah, tapi tidak ada jawaban. Wagimin kemudian melongok dari balik
pagar yang sedikit terbuka. Ternyata, rumah bercat putih itu sudah
tidak terawat lagi dan tidak ada penghuninya. Dari luar yang terlihat
hanya tumpukan karung berisi rumput dan sampah. "Ini salah satu
kendalanya," katanya sambil menghela napas.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kapospol Taman Suropati dan Sabang
ini tidak putus asa. Rumah warga lainnya tetap didatangi. Kali ini
adalah rumah di Jalan Teuku Umar No 61, milik almarhum Umar
Wirahadikusumah, mantan wakil presiden di era pemerintahan Presiden
Soeharto.

Surat pemberitahuan diterima Musa, seorang staf di rumah tersebut.
Sebelum menyerahkan surat, Wagimin menjelaskan maksud dan tugas dia
sebagai petugas pelayanan STNK door to door.

"Bapak bisa ngurus STNK langsung ke kantor samsat atau lewat saya.
Surat ini sebagai pemberitahuan," katanya.

Mendengar penjelasan itu, Musa mengangguk tanda mengerti. Ia
mengatakan, di rumah tersebut ada enam mobil dan tiga motor.
"Kebanyakan yang ngurus orang kantor," katanya. Ia mengaku menyambut
baik program tersebut.

Sehari sebelumnya, Wagimin juga menyambangi rumah mantan Presiden
Soeharto di Jalan Cendana No 8, Menteng. "Yang terima surat petugas
satpam. Saya tidak tahu kapan pajak kendaraannya akan diurus. Kata
satpamnya semua anggota keluarga Cendana sedang di rumah sakit," katanya.

Menjadi pengantar surat kini menjadi tugas rutin baru dilakoni
Wagimin. Kendati lelah, dia tetap bersemangat. Tak peduli cuaca panas
atau hujan, Wagimin tetap jalan. "Ini perintah kapolda langsung," ucapnya.

Saat ditanya apakah dia mendapat insentif dengan tugas barunya itu,
Wagimin menggelengkan kepala. "Gak tahu Mas. Emang dapat insentif?"
ujar pria paruh baya itu balik bertanya.

Kepala Seksi STNK Polda Metro Jaya Kompol Arman Achdiat mengatakan,
sedang mengkaji pemberian insentif bagi anggota babinkamtibmas,
termasuk menambah anggota yang bertugas mengantarkan surat. "Kalau
respons masyarakat bagus, akan kita tambah dari petugas pospol," katanya.

Ia mengakui, program layanan STNK door to door tidak lepas dari
sejumlah kendala teknis, seperti alamat wajib pajak (WP) tidak sesuai
dengan STNK, kendaraannya sudah dijual, termasuk kekurangan petugas.
(Soewidia Henaldi)

Rabu, 16 januari 2008 | 22:18 WIB

http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.01.16.22182960&channel=1&mn=10&idx=87

Sphere: Related Content

No comments: