10.1.08

Semuanya, demi Soeharto...

 
----- Original Message -----
Sent: Friday, January 11, 2008 11:58 AM
Subject: [Mega Portal Kompas.Com] Semuanya, demi Soeharto...

http://kompas.com/kompas-cetak/0801/11/Politikhukum/4154805.htm
=======================

Inilah cerita tentang hebatnya mantan Presiden Soeharto. Sejak ia
kembali sakit untuk kesekian kalinya dan dirawat di Kamar 536 Presiden
Sweet, Lantai V, Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta, Jumat
(4/1), pekan lalu, mantan penguasa masa Orde Baru itu seolah-olah
menjadi "bintang" dan seolah-olah memiliki kuasa.

Soeharto memang layak dijadikan "bintang", dalam berita utama media
nasional. Sering kali, berita Soeharto itu justru mengalahkan berita
lainnya, seperti banjir, longsor, dan air laut pasang. Juga dampak
harga minyak mentah dunia dan inflasi, yang kini dapat memberikan
dampak luas bagi perekonomian negara.

Selain mendapat kunjungan luar biasa, Soeharto juga mendapat pelayanan
yang terbaik. Sebagai mantan Presiden RI selama enam periode (30
tahun) dan jenderal besar (bintang lima), semua itu layak diberikan
kepada Soeharto. Negara dan orang-orang yang telah mendapat kehormatan
dan keuntungan tentu harus membalas jasa-jasanya, tanpa terkecuali.

Sebagaimana diketahui, sehari setelah masuk RSPP lagi, Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono dan Wapres Muhammad Jusuf Kalla menengok Soeharto.
Kemudian mantan pejabat-pejabat di eranya dan di era sekarang ini,
menyusul berdatangan atau sekadar mengirim bunga.

Sebut saja mulai dari Ketua DPR Agung Laksono, Menteri Perindustrian
Fahmi Idris, mantan Menteri Luar Negeri Ali Alatas, mantan Wakil
Presiden Try Sutrisno, Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar,
dan Bob Hasan, termasuk pengusaha Probosutedjo yang mendapat izin
keluar dari LP Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Juga mantan Wapres Hamzah Haz, mantan Menko Kesra Haryono Suyono,
mantan Menteri Keuangan Fuad Bawazier, serta mantan Menteri Koperasi
Subiakto Tjakrawerdaya. Termasuk, Panglima TNI Djoko Santoso, yang
menyempatkan menengok tengah malam, dan Menteri Kesehatan Siti Fadilah
Supari. Setelah menengok, sebagian besar dari mereka mendukung perkara
hukum Soeharto dihentikan dengan alasan jasa-jasanya yang besar dan
sakitnya Soeharto.

Sepulang menengok, Presiden mengundang Wapres dan sejumlah menterinya
di Istana Negara, untuk mengantisipasi kemungkinan memburuknya kondisi
Soeharto. Presiden Yudhoyono selanjutnya menggelar keterangan pers.

Selain menegaskan komitmen pemerintah memberikan layanan kesehatan
terbaik, Presiden juga berdoa. Namun, tentang isi pertemuan, Presiden
tak menjelaskan. Mensesneg Hatta Radjasa yang sempat ditanya perihal
status hukum Soeharto yang dibahas dalam pertemuan tersebut juga ogah
berkomentar.

Perhatian tinggi

Perhatian pemerintah pada Soeharto sangat tinggi. Selain menerjunkan
Tim Dokter Kepresidenan, pemerintah melalui Menteri Kesehatan Siti
Fadilah Supari pun telah mengintruksikan semua rumah sakit di Jakarta,
yang memiliki peralatan medis modern, untuk mem-back-up RSPP
memulihkan kesehatan Soeharto.

Tak hanya itu, Partai Golkar di mana Soeharto pernah menjadi Ketua
Dewan Pembina juga menggelar rapat khusus. Seusai rapat, pukul 23.00
>small 2small 0<, di sebuah hotel bintang lima di Senayan, Partai
Golkar mengadakan keterangan pers. Golkar meminta pemerintah
mengesampingkan kasus hukum perkara Soeharto. Alasannya, tak hanya
sekadar kondisi Soeharto yang tidak memungkinkan, akan tetapi juga
mengingat jasanya yang besar.

Rabu (9/1) malam, sekalian malam tahun baru Islam, Ketua Umum DPP
Partai Golar Jusuf Kalla menggelar doa dan zikir bagi kesehatan
Soeharto di kediaman dinasnya. Acara itu dihadiri sejumlah petinggi
Golkar.

Perhatian yang besar dari siapa pun terhadap Soeharto harus diacungi
jempol. Namun, status hukum Soeharto hingga kini masih kontroversi
dengan rasa keadilan masyarakat. (SUHARTONO)

__._,_.___
=====================================================
Pojok Milis Komunitas FPK:

1.Milis komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari KOMPAS dan KOMPAS On-Line (KCM)
3.Moderator berhak mengedit/menolak E-mail sebelum diteruskan ke anggota
4.Kontak moderator E-mail: agushamonangan@yahoo.co.id
5.Untuk bergabung: Forum-Pembaca-Kompas-subscribe@yahoogroups.com

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Recent Activity
Visit Your Group
Need traffic?

Drive customers

With search ads

on Yahoo!

Yahoo! Groups

Parenting Zone

Share experiences

with other parents.

Curves on Yahoo!

Share & discuss

Curves, fitness

and weight loss.

.

__,_._,___


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.0/1218 - Release Date: 10/01/2008 13:32

Sphere: Related Content

No comments: