18.1.08

Soeharto ingin bangun

Tribun Kaltim.
Jumat, 18-01-2008 | 05:08:21  

      HINGGA hari ke-14 perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina,
kondisi Soeharto masih belum membaik. Dalam keterangannya kepada
wartawan, Kamis (17/1), tim dokter yang merawat Soeharto menyebut
kondisi mantan penguasa Orde Baru  itu status quo. "Kondisi Pak
Harto masih di tengah-tengah, membaik, memburuk. Tapi kami tetap
optimistis.

      Kalian bantu dengan doa ya,"kata Dr Mardjo Soebiandono, Kepala
Tim Dokter Kepresidenan di RSPP, Jakarta, Kamis (17/1). Soeharto
masih sangat tergantung sejumlah alat yang menempel di tubuhnya.
Namun, Mardjo menuturkan, bahwa semangat hidup Soeharto sangat
tinggi. Ia menyebut Soeharto seolah-olah ingin segera
sembuh. "Kayaknya beliau ingin bangun," ujarnya.

      Tim dokter juga menegaskan, kondisi kesadaran bekas jenderal
bintang lima  sudah cukup membaik. Itu karena batang otak Soeharto
tidak rusak. Tim dokter tidak bisa menilai penuh seberapa bagus
tingkat kesadarannya karena Soeharto dalam kondisi masih diberi obat-
obatan. Untuk pernafasan, masih dibantu oleh ventilator. "Kalau kami
panggil, Pak Harto buka mata," kata Dr Yusuf Misbach, dokter
spesialis syaraf yang merawat Soeharto.

     
Tim dokter berencana akan melakukan pengaturan dan memonitor
ketat balans cairan dan pemberian obat-obatan dan perawatan intensif
lainnya tetap diupayakan maksimal. 

     
Mereka juga memprioritaskan untuk menurunkan infeksi sistemik
(infeksi yang terjadi melalui jaringan darah) yang sudah menyebar
tidak hanya di paru-paru, tapi ke seluruh tubuh Soeharto. "Sejauh
ini ada keberhasilan, tetapi, kami masih terus berjuang terus agar
sama sekali tuntas infeksinya," ujar Dr Djoko Rahardjo, spesialis
paru-paru. Secara umum, fungsi jantung dan paru-paru Soeharto belum
membaik. Tekanan darah 100-110/30-40 mmHg. Sedangkan kadar
Haemoglobin sebesar 9,9 mg.

Sphere: Related Content

No comments: