15.1.08

Soeharto tak bisa Respons Habibie

Tribun Kaltim.
     
      Rabu, 16-01-2008 | 05:02:01  

      JAKARTA, TRIBUN - Inilah pertemuan yang lebih sewindu dinanti-
nanti. Mantan Presiden Baharuddin Jusuf Habibie akhirnya dapat
bertemu dengan mantan presiden Soeharto. Setelah Soeharto
menyerahkan jabatan presiden ke wakilnya, BJ Habibie 21 Mei 1998,
baru Selasa (15/1) pertemuan fisik mereka.

      Namun sayang, tidak ada respons untuk Habibie. Apa pasalnya?
Soeharto masih 'tertidur' karena sakit parah di Rumah Sakit Pusat
Pertamina (RSPP) Jakarta Selatan saat dijenguk Habibie.

      Hubungan Habibie dengan Soeharto dikabarkan memburuk
pascajatuhnya Soeharto 21 Mei 1998, setelah Soeharto menyerahkan
jabatan kepada Habibie. Dan baru pada hari ke-12 dalam perawatan di
RSPP, Selasa (15/1), Habibie, akhirnya datang menjenguk mantan
atasannya itu.

      Ditemani istri dan juga mantan menteri agama Qurais Shihab,
Habibie tiba di RSPP, Selasa malam. Kedatangan Habibie tidak
diketahui wartawan yang sejak sore berjaga di semua pintu masuk
RSPP. Pukul 21.30 WIB, Habibie keluar ruangan dan memberi pernyataan
kepada pers.

      "Saya dan istri datang langsung dari Jerman. Sesampai di
Bandara Soekarno-Hatta, kami langsung menuju RSPP untuk menjenguk
dan berdoa untuk pak Harto," ujar Habibie kepada puluhan wartawan
yang berdesakan menunggunya.

      Namun, kedatangan Habibie dan istri ke RSPP tidak seperti yang
mereka inginkan. Keinginan mereka untuk menyapa dan melihat kondisi
Soeharto dari dekat tidak terwujud. Soeharto tidak dapat menyapa
atau merespons mantan pembantunya itu. Itu karena saat mereka
datang, Soeharto tengah ditidurkan oleh tim dokter. Karena itu,
Habibie dan rombongan hanya berada di ruangan sebelah Soeharto,
tempat berkumpul anak-anak Soeharto. "Pak Harto sedang tidur dan
dirawat tim dokter. Saya hanya berada di kamar sebelahnya," kata
Habibie.

      Habibie menyatakan, selama di ruang sebelah itu, ia mengaku
trenyuh dengan kondisi Soeharto. Bersama anak-anak Soeharto, dia
bersama istri memanjaatkan doa untuk Soeharto yang dipimpin oleh
Quraish Shihab. "Kami berdoa agar pak Harto bisa sembuh dan kembali
sehat," pungkas Habibie sembari masuk menuju mobil, meninggalkan
wartawan.

Sphere: Related Content

No comments: