15.1.08

TNI AD Siapkan Pengawalan Khusus

 
----- Original Message -----
From: Sunny
Sent: Tuesday, January 15, 2008 9:04 PM
Subject: [mediacare] TNI AD Siapkan Pengawalan Khusus

SP/YC Kurniantor

MENUNTUT - Massa dari Aliansi Masyarakat untuk Kesejahteraan Rakyat berunjuk rasa menuju Kejaksaan Negeri Surakarta, Jawa Tengah, Selasa (15/1). Mereka menuntut ditegakkannya supremasi hukum dengan tetap mengusut kasus pelanggaran hukum yang dilakukan mantan Presiden Soeharto dan kroni-kroninya.

 
 
SUARA PEMBARUAN DAILY

Kesehatan Soeharto

TNI AD Siapkan Pengawalan Khusus

SP/Ruht Semiono

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahatir Mohamad, keluar dari Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, seusai menjenguk mantan Presiden Soeharto, Senin (14/1). Selain Mahathir, mantan Presiden Soeharto juga dikunjungi Sultan Brunei Darussalam, Hasanal Bolkiah.

[SEMARANG] Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) telah menyiapkan berbagai hal, termasuk mengantisipasi kemungkinan terburuk menyusul kondisi kesehatan mantan Presiden Soeharto. TNI AD telah menyiapkan pengawalan khusus terkait masalah kesehatan Soeharto itu.

"Kami selalu memantau dan memonitor perkembangan kesehatan Soeharto," ujar Kepala Staf TNI AD (Kasad) Letnan Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo di Semarang, Senin (14/1).

Kemarin, Kasad memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Panglima Kodam IV/Diponegoro dari pejabat lama Mayjen TNI Agus Soeyitno kepada pejabat baru Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro di Lapangan Parade, Makodam Diponegoro, Semarang.

Kasad Agustadi mengatakan jika TNI telah menyiapkan satu prosesi khusus sebagai bentuk penghormatan bagi mantan pejabat tinggi angkatan bersenjata sekaligus mantan pemimpin bangsa tersebut. Hal itu dilakukan jika suatu saat Soeharto wafat.

TNI AD siap untuk melaksanakan proses pemakaman dengan upacara militer yang akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap seorang jenderal bintang lima. Panglima TNI dan tiga Kepala Staf Angkatan Bersenjata akan mendampingi jenazah menuju ke tempat peristirahatan terakhir.

Dua Rute

Sementara itu, rute prosesi pemakaman jika suatu saat Soeharto wafat sudah disusun. Kedua rute tersebut dibuat dengan mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi, yakni jika Soeharto wafat pada pagi hari dan siang atau sore.

Jika pagi hari, rute berawal dari RSPP langsung ke Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), tidak singgah di kediaman pribadi di Jalan Cendana. Jika Soeharto berpulang pada siang atau sore hari, Jalan Cendana tetap menjadi persemayaman sebelum diterbangkan ke Solo melalui Bandara Halim Perdanakusuma.

Informasi yang diperoleh SP, Senin (14/1), malam juga menyebutkan, di Solo, kota "kedua" bagi Pak Harto, rute sejak tiba di Bandara Adi Sumarmo sampai Astana Giribangun nantinya juga dibuat dalam dua skenario.

Kedua rute tersebut tidak satu pun yang melalui Dalem Kalitan, rumah keluarga besar Soeharto dari pihak istri, almarhum Siti Hartinah atau lebih dikenal sebagai Ibu Tien. Rute ketiga, yang disebut rute darurat, juga tidak melalui tempat itu.

Rute prosesi perjalanan dari Bandara Adi Sumarmo menuju Astana Giribangun dikeluarkan Komando Resor Militer (Korem) 074/Warastratama, namun sampai saat ini belum dipublikasikan.

Rute pertama (utama) adalah Bandara Adi Sumarmo menuju Jalan Adi Sucipto lalu masuk ke Jalan Ahmad Yani, ke Jalan Wolter Monginsidi, ke Jalan Kol Sutarto menuju Jalan Raya Karanganyar, dan Karangpandan sampai akhirnya ke Astana Giribangun.

Rute kedua atau cadangan adalah Bandara Adi Sumarmo menuju Jalan Adi Sucipto lalu ke Jalan Hasanuddin lanjut ke Jalan Hasanuddin, Jalan Wolter Monginsidi lalu ke Jalan Kol Sutarto kemudian masuk Jalan Raya Karanganyar dan Karangpandan sampai akhirnya ke Astana Giribangun.

Rute ketiga atau rute darurat di Solo adalah Bandara Adi Sumarmo menuju Jalan Adi Sucipto lalu Jalan Ahmad Yani dan masuk jalan utama di Solo, yakni Jalan Slamet Riyadi.

Di Jalan Slamet Riyadi, prosesi hanya melewati ujung Jalan Kalitan namun tetap tidak singgah. Lalu dari Jalan Slamet Riyadi menuju Jalan Sudirman, terus ke Jalan Urip Sumoharjo hingga Jalan Kol Sutarto dan Jalan Raya Karanganyar, Karangpandan, sampai di Astana Giribangun.

Informasi lain dari Jakarta menyebutkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono nantinya akan menjadi inspektur upacara pada pemakaman di Astana Giribangun.

Ada informasi yang menyebutkan, sejak beberapa hari lalu pihak protokol Rumah Tangga Kepresidenan sudah berada di Solo untuk melakukan koordinasi dengan pejabat di Solo dan Karanganyar. [142/Y-3]


Last modified: 15/1/08

__._,_.___
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Improvement Zone

on Yahoo! Groups

Find support & keep

New Year's goals.

Share Photos

Put your favorite

photos and

more online.

.

__,_._,___


No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.516 / Virus Database: 269.19.2/1224 - Release Date: 14/01/2008 17:39

Sphere: Related Content

No comments: