14.1.08

TNI Siagakan 6 Pesawat

Tribun Kaltim.

     
            Senin, 14-01-2008 | 04:00:00  

      TENTARA Nasional Indonesia Angkatan Udara  (TNI AU) telah
mempersiapkan 6 buah pesawat untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu
mantan Presiden kedua RI Soeharto meninggal. "TNI AU selalu stanby,
saat ini di Lanud Halim telah siap 6 buah pesawat," kata  Kepala
Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama Daryatmo,
Minggu  (13/1) malam .
      Daryatmo menjelaskan, enam buah pesawat tersebut terdiri dari
tiga Hercules, dua F28 dan satu Wing 737 200. Kondisi stanby seperti
ini, kata Daryatmo sudah merupakan protap di TNI AU setiap harinya.

      Mengenai kemungkinan penambahan armada atau pasukan menyusul
kondisi Soeharto yang semakin kristis Daryatmo mengatakan pihak TNI
AU selalu siap. "Kita tunggu perintah, apapun perubahannya kita
selalu siap," ujarnya.

      Selain pesawat, di Landasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma
Jakarta juga telah disiagakan 600 hingga 700 personel dari TNI AU
untuk selalu bersiap. "Pasukan ini menjaga di lingkar satu, dan
kalau sewaktu-waktu ada perintah perubahan formasi kita juga telah
siap," kata Daryatmo.

      Kondisi siaga di Halim, kata dia, telah diperintahkan dalam
beberapa hari terakhir. Namun dia tidak bisa menjelaskan dengan
tepat sejak kapan posisi standby ini diperlakukan. "Yang jelas
sekarang sudah standby," ujarnya.

      Apakah penerbangan sipil di Halim akan diberhentikan, jika
kondisi terburuk menimpa Pak Harto, Daryatmo tak bisa memastikan.
Menurutnya itu wewenang penerbangan sipil di Halim, bukan
wewenangnya.

      Namun, berdasarkan aturan, setengah jam sebelum bandara di
gunakan oleh pesawat militer, penerbangan sipil akan ditutup. "Itu
memang peraturannya begitu, tapi hanya setengah jam sebelum pesawat
militer berangkat," kata Daryatmo.

      Sedangkan mengenai seberapa jauh persiapan di Bandara Adi
Sumarmo Solo, Daryatmo mengatakan bahwa di sana hanya menyiapkan
penerimaan dan fasilitas saja. "Ya fasilitas itu antara lain runway,
gedung, dan sarana lain," ujarnya.

      Untuk pasukan, kata dia, seluruh personel organik TNI AU di
Adi Sumarmo akan disiagakan. Tentang berapa jumlahnya, Daryatmo tak
bisa menjelaskan dengan pasti.

Sphere: Related Content

No comments: